Cara Berkata – Kata Dengan Cara persuade

http://www.promomainan.com – Pernah main game PC seperti Skyrim atau Fallout atau MassEffect ? Game – game seperti ini banyak dialog dan kadang dari dialog bisa ditentukan ending game akan seperti apa. Nah dari dialog – dialog ini salah satu tekhnik adalah “persuade” atau membujuk dengan halus. Dalam dialog ada tekhnik membujuk , menekan dengan paksa / ancaman. Tapi saya lebih tertarik dengan persuade karena cara ini lebih halus dan damai, baik kita dan lawan bicara sama – sama enak.

Tekhnik persuade ( membujuk ) tidak semudah tekhnik force ( memaksa ) , butuh latihan kesabaran dan pemahaman akan kondisi lawan bicara kita. Tekhnik force hanya bertumpu pada kekuatan pribadi untuk menekan lawan bicara bisa dikata mengertak . Kalau lawan kita ternyata powernya lebih besar dari kita maka tekhnik force kita gagal karena lawan bicara tidak takut dengan gertakan kita. Sementara teknik persuade lebih menuju pada menaklukan hati lawan bicara. Disinilah kesulitannya tapi sekaligus juga kelebihannya.

Contoh kasus , si A ketika bekerja di kantor merasa pekerjaan dia telalu banyak dan perlu bantuan dan si A meminta si B untuk membantunya. Dialog Force : ” Ini kerjaaan diselesaikan ya kok semua – semua jadi dikasih ke saya ” . Dialog Persuade : “Maaf kamu lagi banyak kerjaan tidak? Sori nich saya butuh bantuan mau tidak membantu kerjaan saya ini kalo kamu tidak terlalu sibuk” . Kira – kira menurut anda teknik mana yang lebih besar kemungkinan di terima ? Kemungkinan besar orang akan lebih suka dengan cara dialog ke 2 dari pada dilaog 1 . Walau dengan cara dialog force kita bisa menekan orang lain mengerjakannya tapi besar kemungkinan juga akan ditolak ” Enak aja!  itu kan kerjaan kamu”  Tapi dengan teknik persuade orang mungkin akan merasa iba karena setiap orang pasti punya hati ” Okelah saya bantu sedikit, saya juga lagi belum terlalu sibuk”

Contoh kasus lainnya, anda menerima telephone / WA dari kantor lama anda yang bunyinya seperti ini ” Mohon bapak kekantor kami untuk menandatangi surat perjanjian karena anda terindikasi menggunakan nama perusahaan kami di profile Facebook anda untuk kepentingan pribadi dan bisa kami bawa ke hukum / pengadilan” Apakah kira – kira anda akan menanggapi pesan ini ? mungkin anda menghapus nama perusahaan lama anda profile Facebook anda tapi anda tidak akan datang ke kantor mereka dan tidak mau menandatangani surat perjanjiannya. ” Lah facebook facebook saya sendiri saya register pake ID email saya sendiri apa urusannya sama kantor lama saya ? ” Tapi lain halnya bila kata – kata dari kantor lama anda bernunyi seperti ini ” Mohon maaf menggangu aktifitas anda , kami dari perusahaan XXX tempat kerja lama anda mengindikasi anda menggunakan nama perusahaan di profile Facebook anda untuk kepentingan pribadi dan kami merasa keberatan akan hal tersebut. Kami memohon kepada anda untuk menghapus hal tersebut dan menandatangi surat perjanjian agar anda tidak menggunakan nama perusahaan kami. Bila anda tidak bisa datang ketempat kami , kami bisa kirim surat tersebut melalui email. Kami mohon kerjasamanya agar masing – masing pihak bisa diselesaikan secara damai. Terimakasih ” Kelihatan kata – kata persuade ini panjang lebar namun lebih terlihat bersahabat tanpa ada unsur tekanan  atau menakut – nakuti dan yang lebih penting bisa diterima oleh lawan bicara.

Buat para istri juga ketika ingin menyuruh suami membantu mengerjakan sesuatu bisa memakai tekhnik perusade. Semakin anda menggunakan kata – kata force ke suami anda semakin suami anda tidak mau diajak bekerja sama. Misalnya anda menyuruh suami anda membantu memotong rumput halaman tapi dengan cara force ” Kerja cuma duduk aja mentang – mentang hari minggu, bantu kek dikit potong rumput halaman” alih – alih bukan dituruti tapi bisa jadi dicuekin atau malah jadi perang adu mulut. Kan lebih enak didengar kalo di peruade ” say rumput didepan udah panjang kamu bisa tidak tolong potongin ? saya mau saja kerjain tapi lagi banyak cucian baju menumpuk” Besar kemungkinan biarpun suami anda tadinya enggak mengerjakannya jadi mengerjakannya.

Teknik persuade diterapkan pimpinan di perusahaan agar pimpinan perusahaan lebih diterima oleh bawahan dan tidak disebut bossy ( tukang perintah ) tapi lebih disebut leader. Dalam hal berdagang teknik persuade dipakai ketika kita bertransaksi di toko. Kata – kata yang lebih mengarah ke persuade akan lebih enak diterima penjual dan pembeli dari pada kata – kata yang menggunakan force/ pakasaan.

Kabar bagusnya teknik persuade rata -rata dipakai oleh orang – orang intorvert karena mereka lebih memiliki dasar sifat kalem , sabar dan lebih tenang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s