Suka Duka Kerja Di Perusahaan Startup

http://www.promomainan.com – Apa sich perusahaan Starup itu? Perusahaan Starup itu perusahaan yang baru berdiri dan usia perusahaan sekitar dibawah 5 tahun, singkat kata adalah perusahaan yang baru mulai berdiri. Nah karena saya pernah beberapa kali bekerja di perusahaan startup ini saya ingin sharing suka duka bekerja disana.

Pertama – tama saya kasih tau enaknya bekerja di perusahaan startup :

Mudah di terima kerja

Karena perusahaan startup bisanya tidak mempunyai bagian HRD maka calon karyawan diwawancarai oleh pendiri perusahaan. itu sendiri. Proses wawancaranya hanya berupa pertanyaan seputar lamaran dan skill yang dimiliki calon karyawan, tidak ada tes psikotes atau tes yang sulit karena yang mewawancara sendiri memilih calon karyawan berdasarkan feeling bila merasa cocok. Tapi bukan berarti kita bisa santai – santai saja menjawab pertanyaan dari pewawancara , kalo jawaban kita tidak memuaskan ya tidak diterima.

Tidak Ada Istilah Boss

Sifat perusahaan startup adalah kekeluargaan, jadi tidak ada istilah senior ataupun boss seperti di perusahaan – perusahaan lainnya. Bila ada yang mempunyai masalah dalam pekerjaan bisa minta bantuan ke yang lain bahkan sharing ke atasan.

Suasana Kantor Yang Nyaman

Karena jumlah karyawannya belum banyak , rata – rata kantornya di ruko atau bahkan rumah. Jadi kerja disana serasa kerja di rumah bukan di perkantoran. Belum lagi baju kerja bisa  bebas, lepas alas kaki tidak dilarang karena yang penting kerjaan beres.

Peraturan Yang Tidak Super Ketat

Kalau diperusahaan besar terlambat masuk bisa di potong uang makan atau gaji belum lagi kena omel HRD / Boss Besar tapi di perusahaan startup pimpinan masih mentolerir bila kita telat masuk atau sakit. Karena semua diserahkan pada kesadaran karyawan itu sendiri, malu dong kalo sering terlambat atau tidak masuk walau tidak ada teguran.

Pekerjaan tidak terlalu rumit

Bobot pekerjaan dan level kerumitannya belum terlalu banyak. Maklum jumlah transaksinya pun masih baru dan belum banyak. Seperti pencatatan akutansinya masih berkutat pada pembelian , penjualan laba rugi , beban pengeluaran uang.

Pimpinan suka membagi – bagikan makanan

Biasanya pimpinan perusahaan startup menaggap karyawan sebagai temannya sendiri jadi kadang suka ditraktir makan siang seperti dibelikan KFC / Pizza. Maklum jumlah karyawannya masih sedikit jadi tidak terlalu banyak mengeluarkan dana untuk ditraktir.

Setelah membahas hal – hal yang enak sekarang hal – hal yang tidak enak di perusahaan startup

Gaji Kecil

Karena perusahaan baru berdiri otomatis dana pun masih terbatas. Jadi jangan terlalu berharap gaji besar seperti di perusahaan besar yang sudah lama berdiri. Untungnya pun disini masih kecil jadi harap maklum.

Peraturan tenaga kerja

Bila anda melakukan kesalahan bisa jadi hari itu juga anda dipecat tanpa dapat SP1 ( surat peringatan ). Misal kerja anda dinilai lambat maka langsung di berhentikan tanpa peringatan terlebih dahulu biarpun anda baru 1 bulan bekerja atau bisa sesuka pimpinan bila dia tidak suka anda bisa di pecat kapan saja. Kalo di perusahaan besar karyawan tidak bisa di pecat begitu saja, ada peraturan – peraturan yang harus diikuti oleh perusahaan seperti memberiikan SP 1, 2 dan 3 baru di  pecat dan perusahaan harus membayar pesangon itu karyawan lama.

Semua Karyawan Sama

Karena tidak ada istilah senioritas atau boss maka semua karyawan dipandang sama oleh antar karyawan. S1 A karyawan baru bisa konflik dengan si B karyawan lama karena ada perselisihan dalam pekerjaan bahkan sampai mengeluarkan kata – kata kasar.

Kepemimpinan Ganda

Biasanya perusahaan startup didirikan oleh 2 – 3 orang yang mengangkat diri sebagai pendiri / pimpinan. Nah kadang kala keputusan perusahaan bisa ganda yang ujung – ujungnya membingungkan karyawan. Contoh Si A meminta agar karyawan si B yang menerima pembuatan purchasing order sementara si B menginginkan agar purchasing order di buat oleh karyawan si A . Bingung kan …

Resiko Bangkrut

Fondasi perusahaan belum kokoh dan semua strategi masih coba – coba tidak heran bila resiko bangkrut lebih besar dari pada perusahaan besar yang keuntungannya sudah mapan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s