Jangan Pernah Berhutang (Part II )

http://www.promomainan.com – Kalo artikel dahulu pernah membahas soal berhutang dalam bisnis dengan resiko bunganya , kali ini saya mau membahas tentang hutang yang tanpa bunga. Pernahkah ketika kita lagi kesulitan keuangan entah untuk usaha atau kebutuhan , ada teman, saudara yang menawarkan anda pinjaman uang ? “Sudah pakai saja uangnya , tenang saja tidak ada bunga, nanti bisa dicicil pelunasannya”. Ingat yang namanya pijaman tetap intinya hutang – hutang juga biarpun tidak pakai bunga.

Bedanya dengan hutang di Bank yang pakai bunga apa? Kalo hutang di Bank kita dikejar – kejar jatuh tempo pelunasan plus bunganya tapi kalo kita punya hutang dengan teman / saudara yang kelihatannya aman karena tidak pakai bunga , status kita akan turun satu derajat. Maksudnya begini, suatu saat ketika teman kita yang meminjamkan uang ke kita tiba – tiba butuh bantuan kita, sementara kita sebenarnya tidak sanggup atau tidak setuju. Nah nggak enak kan nolak ? Kalo kita nolak, maka teman kita tadi akan mengungkit – ungkit utang yang dia kasih kekita “dulu kamu saya bantu , sekarang balasanya seperti itu” Skakmat dah!

Saudara juga nggak jauh beda sebenarnya ( buka saya mau jelek – jelekin saudara / teman) tapi namanya sifat manusia itu secara alami akan mengungkit – ungkit bantuan yang pernah dia kasih kepada kita. Misal kalo kita mau punya rumah sendiri Rp 300.000.000 tapi dananya tidak cukup, lantas pinjam ke saudara. Oke masalah dana selesai tapi apakah status rumah jadi milik anda? Jangan salah, status rumah jadi milik saudara anda sampai anda melunasi pinjaman tadi. Dan juga saudara tadi berhak mengatur – ngatur anda untuk membereskan isi rumah misal ada yang rusak , dan sebagainya ibarat anda jadi pembantu di rumah pinjaman anda sendiri…..hehehehe. Berani nolak ketika disuruh – suruh? Nggak enak juga kan?

Sebagai manusia bila tidak mampu untuk membeli sesuatu lebih baik ditahan dahulu keinginannya. Lebih baik punya rumah sendiri seharga 50jt walau super kecil atau kontrak tapi anda yang menjadi tuan didalamnya dari pada rumah 300jt tapi anda cuma jadi seolah – olah pembantu disana. Bila anda terpaksa memijam uang kepada teman / saudara maka pinjamlah sebatas kemampuan dari penghasilan anda. Misal penghasilan anda 4jt sebulan dari kerja kantoran, maka pinjaman yang wajar adalah sekitar 5  – 8 jt. Dalam waktu 3 bulan anda bisa mengembalikan uangnya, semakin cepat semakin baik.

Pepatah mengatakan : “Yang namanya uang dan bisnis tidak mengenal teman / saudara”

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s