Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Membeli

http://www.promomainan.com – Berbelanja kebutuhan adalah kegiatan sehari – hari manusia. Dari kebutuhan pokok sampai kebutuhan sampingan. Tapi kadang kita suka lupa akan hal – hal yang menjadi aturan tidak tertulis dalam soal membeli.

1.Aturan Tawar Menawar

Berbeda halnya ketika kita berbelanja di supermarket atau minimarket dimana semua harga adalah harga mati ( tidak bisa ditawar ) , ketika anda berbelanja di pasar atau toko anda bisa menawarnya tapi jangan lupa bahwa rata – rata pedagang tidak suka dengan calon pembeli yang menawar terlalu memaksa. Idealnya maximal menawar ke penjual adalah 3x. Atau singkat katanya merayu agar diberi harga lebih murah ketika membeli maximal 3x. Bila anda sudah menawar sampai 3x tapi penjual tidak memberikan harga sesuai keinginan anda , baiknya mencari ditoko lainnya. Bila anda nekad memaksa menawar sampai lebih dari 3x maka bisa jadi si penjual malah akan marah ke anda ( terutama bila dalam keadaan toko sibuk / ramai ) atau bisa – bisa anda malah diberikan barang kurang bagus.

2. Jangan Menawar Terlalu Sadis

Kegiatan jual beli memang tidak pas kalau tidak ada tawar menawar . Yang perlu diperhatikan adalah jangan menawar terlalu rendah dari harga penjual. Misalkan barang mobil Remote control di pasang harga Rp 50.000 tawarlah harga sewajarnya menjadi Rp 45.000 atau Rp 40.000 . Mengetahui harga pasaran juga menjadi nilai plus untuk anda agar anda bisa menawar dengan harga wajar.

3. Jangan Membanding – Bandingkan

Pernah kita berbelanja lalu tanpa sadar kita membandingkan harga di Toko A dan di toko B ? atau yang parahnya kita membandingkan harga toko A dengan harga di pabrik ? Biasanya si penjual dengan ketus akan mengatakan ” silahkan beli di toko B / pabrik bila harganya lebih murah dari disini” . Intinya bila kita tau harga di toko B lebih murah dari toko A tidak perlu kita jadikan alat untuk menawar ke penjual. Kita cukup tau saja .

4. Tidak Realistis

Kata pepatah ” Harga tidak pernah bohong” , ya memang benar harga bisanya menunjukan kualitas barang. Tapi apakah pembeli berani mengeluarkan dana untuk membayar kualitas yang diinginkan ? Banyak yang masih berpikiran kurang realistis. Beli barang dengan harga Rp 100.000 tapi mengharapkan kualitas Rp 1.000.000 . Maka dari itu ketika anda membeli Rp 100.000 itulah kualitas yang akan anda dapatkan seharga Rp 100.000 dan jangan membandingkan dengan barang mirip tapi harganya diatas itu. Tentu saja berbeda.

5. Menuntut Macam – Macam

” Wah pak saya kan sudah sering beli disini masa tidak ada hadiahnya ? ” ” Kalau saya dikasih harga sesuai yang saya mau nanti saya akan jadi langgangan disini” ” Sekarangkan hari besar nggak ada hadiah untuk saya sebagai langganan …hehe” Walau semua itu hanya rayuan kepada penjual dan tidak ada paksaan tapi sebaiknya tidak perlu dikatakan. Karena penjual akan memberikan dengan sendirinya bila anda memang langanan yang memang mereka suka. Percayalah rata – rata penjual akan lebih respect pada pelanggan yang tidak terlalu banyak macam – macam dari pada yang rewel.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s