Jangan Membuka Usaha Dengan Berhutang

http://www.promomainan.com – “Orang yang berdiri dengan kakinya sendiri lebih kuat terhadap berbagai masalah” . Kata – kata ini ingin menggambarkan kepada orang agar berusaha dengan keringat dan kemampuan sendiri ketimbang meminta bantuan. Dengan berbagai iklan menarik dari pinjaman bank , bunga ringan dan cicilan ringan menggoda setiap orang terutama yang baru buka usaha meminjam uang dari bank. Tapi perlu diingat bahwa pinjaman bank bisa saja menjadi jerat bahkan jebakan bagi diri sendiri.

Mungkin dari kita akan berpikir kalo kita tidak meminta bantuan baik dari kekanyaan orang tua atau pinjaman memakan waktu lama untuk mencapai sukses. Tapi seperti yang tertulis diatas bahwa untuk menjadi wirausaha yang sukses memerlukan proses yang panjang dan lama. Tidak asal jadi begitu saja. Proses inilah yang paling mahal karena mengajarkan kita step by step dari kegagalan. Ada orang yang sukses setelah mencoba dan gagal selama 8 tahun , masalahnya apakah orang cukup sabar menunggu dan menjalani proses tersebut atau ingin cepat – cepat sehingga mengambil cara instan ?

Enggak kok, cuman mau ngajak intropeksi kalo itu terjadi di bisnis kita.. nambah utang hanya untuk bayar bunga utang! Pernah ngalamin?

Yang bisnisnya sudah terjerat utang bertahun-tahun, apalagi utangnya penuh riba pasti merasakan hal ini:

1. Uang gak pernah kumpul, tiap bulan hanya lewat aja. Dapat duit sih kayaknya, tapi ludes lagi buat bayar cicilan dan bunga.

2. Hati gak pernah tenang, yang dipikir adalah bayar cicilan. Bukan lagi mikir pengembangan usaha dan inovasi, tapi mikir biar cicilan gak telat, biar gak ditelpon atau didatengin orang bank.

3. Ibadah gak pernah tenang , bener deh kalau utang riba itu bikin linglung gak bisa berdiri kayak orang kemasukan setam dan tekanan penyakit gila, tiap berdoa bayangan angka-angka tagihan selalu terbayang.

4. Terhina di siang hari dan gelisah di malam hari. Terbayang wajah debt collector siang malam.. Tiap ada motor berhenti di depan rumah hati langsung  DEG DEGAN! Tiap ada telpon di HP nomor gak dikenal takut ngangkat.. kalau diangkat pas dari orang bank tiba-tiba kayak orang gagu.. ak ik uk.. aak iik uuk!

Bagaiman solusinya bagi yang sudah terlanjur terjerat hutang ?

1. Stop berhutang.  Ini yang paling dasar dan paling utama!

2. Bercita-cita dengan sungguh-sungguh akan membayar utang sampai lunas. Buktikan dengan sumpah tidak mau membuka hutang lagi. Bila dari bank menawarkan restrukturisasi , jangan mau, jadi utangmu diperpanjang waktunya, cicilannya lebih kecil tapi mundur lagi 3 tahun jangka waktunya, jatuhnya nanti lebih mahal.

3. Menutup semua sumber – sumber hutang yang pernah terjadi, walaupun belum lunas. Misal kartu kredit. Dengan menutup kartu itu berarti sumber hutang sudah tertutup, kamu tidak bisa memakainya lagi. Lalu  sambil jalan selesaikan  satu-per satu tagihan yang tersisa. Mulai dari tagihan paling kecil, bereska. Lanjut ke tagihan-tagihan lainnya.

4. Lihat asset-asset yang ada dibisnismu, mana yang bisa dijual cepat dan tidak produktif di jual saja.  Bahkan jika ada bahan baku yang stuck terlalu lama di jual juga, produk jadi yang numpuk lama gak laku di jual juga. Obral tidak apa – apa.  Pokoknya semua yang bisa dijadikan duit ya jadikan. Uangnya buat membayar pokok utang.

5. Efisiensi semua hal, jika ada pos-pos yang boros di usahamu saatnya diamputasi, bahkan jika ada pemborosan karyawan ya terpaksa dirumahkan, mana mungkin kamu membayar gaji 10 orang tapi hasilnya sama dengan jika dikerjakan oleh 7 orang. Naah kamu harus lakukan analisa sendiri diusahamu. Kalau perlu kamu terjun langsung lagi, gak usah malu gak usah gengsi. Kerja lagi bareng karyawan lainnya demi efisiensi.

6. Tambah ilmunya. Kumpul di komunitas wirausaha. Ikuti seminar-seminar dengan ilmu baru, praktekkan! Jangan puas dengan yang sekarang.. bahaya kalau terlena. Ayo belajar! Gaul! Banyakin ilmunya!

7. Lakukan bisnis lain. Bagi waktu yang 24 jam ini, kurangi tidur 6 jam, masih ada 18 jam untuk mencoba hal-hal baru. Bisa jadi marketing (makelar is everything), jual produk orang lain! Gak usah mikir produksi.. produk udah jadi kok. Kamu tinggal jual.. jual.. jual.. jual.. jual! Jual! ambil untungnya untuk bayar utang yang masih ada!

8. Tunda semua kesenangan! Walaupun dapat uang berlebih karena omzet naik jangan tergoda untuk beli hal-hal yang gak urgent dan gak dibutuhkan! Ini hanya godaan keinginan! Pokoknya tiap dapat uang bayar buat bayar utang.. titik!

9. Perbanyak berbuat amal , dekati anak-anak yatim dan orang tidak mampu, kamu tidak pernah tau dari mulut siapa doamu akan dikabulkan.

Karena usaha itu perlu kesabaran dalam menjalani prosesnya dan tidak ada yang instan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s